Tugas Individu (Minggu ke 15)
Psikologi Manajemen
KOMUNIKASI
DALAM MANAJEMEN
A.
Definisi Komunikasi Interpersonal Efektif ; componential
& situational.
Komunikasi interpersonal
diistilahkan sebagai komunikasi yang tetrjadi antara beberapa individu (bukan
banyak individu) yang saling kenal satu sama lainnya dalam periode waktu
tertentu. Degnan kata lain, seseorang akan memandang individu lain sebagai
seorang yang unik, tergantung dari kualitas hubungan interpersonal dengan orang
tersebut. Dengan demikian, ada fakta yang harus kita perhatikan, bahwa dalam
berkomunikasi perhatian kita justru lebih tertuju kepada figur orang yang
berkomunikasi dengan kita. Dari perbedaan latar belakang pendidikan, latar
belakang budaya, perbedaan kemampuan, perbedaan karakter dari tiap orang dan
faktor-faktor lainnya akan mempengaruhi tingkat keefektifan komunikasi.
Berkomunikasi dengan orang lain baik secara tatap muka
langsung maupun dalam kelompok, dengan menggunakan berbagai media, yang disebut
komunikasi interpersonal.
a. Definisi berdasarkan komponen (componential)
Definisi berdasarkan komponen menjelaskan komunikasi
antar pribadi dengan mengamati komponen-komponen utamanya dalam hal ini,
peyampaian pesan oleh satu orang dan penerimaan pesan oleh orang lain atau sekelompok
kecil orang, dengan berbagai dampaknya dan dengan peluang untuk memberikan
umpan balik segera.
b. Definisi berdasarkan hubungan diadik (dyadic)
Komunikasi antar pribadi (interpersonal comunication)
adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan
setiap para pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara
verbal maupun non verbal. Komunikasi antar pribadi ini adalah komunikasi diadik
yang melibatkan hanya dua orang, seperti suami istri, dua sejawat, dua sahabat
dekat, guru murid. Ciri-ciri komunikasi diadik adalah pihak-pihak yang
berkomunikasi berada dalam jarak yang dekat, pihak-pihak yang berkomunikasi
mengirim dan menerima pesan secara spontan.
c. Definisi berdasarkan pengembangan (developmental)
Komunikasi antar pribadi dilihat sebagai akhir dari
perkembangan dari komunikasi yang bersifat tak pribadio atau interpersonal.
Pada suatu ekstrim menjadi komunikasi pribadi atau intim pada ekstrim yang
lain. Perkembangan ini mengisyaratkan atau mendefinisikan pengembangan
komunikasi antar pribadi.
B.
Model Pengolahan Informasi ; rational, limited capacity,
expert, dan cybermatic.
Model-model
Pengolahan Informasi pada dasarnya menitikberatkan pada cara-cara memperkuat
dorongan-dorongan internal (datang dari dalam diri) manusia untuk memahami
dunia dengan cara menggali dan mengorganisasikan data, merasakan adanya masalah
dan mengupayakan jalan pemecahannya, serta mengembangkan bahasa untuk
mengungkapkannya.
Model Pengolahan informasi berorientasi pada :
a.
Proses
Kognitif
b.
Pemahaman
Dunia
c.
Pemecahan
Masalah
d.
Berpikir
Induktif
C.
Model interaktif manajemen.
1. Confidence
Dalam manajemen timbulnya suatu interaksi karena adanya rasa
nyaman. Kenyamanan tersebut dapat membuat suatu organisasi bertahan lama dan
menimbulkan suatu kepercayaan dan pengertian.
2. Immediacy
Ini adalah model organisasi yang membuat suatu organisasi
tersebut menjadi segar dan tidak membosankan
3. Interaction management
Adanya berbagai interaksi dalam manajemen seperti
mendengarkan dan juga menjelaskan kepada berbagai pihak yang bersangkutan
4. Expressiveness
Mengembangkan suatu komitmen dalam suatu organisasi dengan
berbagai macam ekspresi perilaku.
5. Other-orientation
Dalam hal ini suatu manajemen organisasi berorientasi pada
pegawai.
Daftar Pustaka
Joseph
A. Devito, Komunikasi Antar Manusia
.Jakarta; Profesional book, edisi 5, Hal. 231